<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT. Jerbee Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.jerbee.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jerbee.co.id</link>
	<description>Next Chapter:Focus!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Nov 2011 04:54:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Membuat Ribbon Menggunakan CSS Tanpa Image</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/membuat-ribbon-menggunakan-css-tanpa-image/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/membuat-ribbon-menggunakan-css-tanpa-image/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 05:49:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[jerbee]]></category>
		<category><![CDATA[ribbon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cecep.web.id/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Dalam seni desain web, kita sering menjumpai style web yang menggunakan pita (Ribbon. dan kebanyakan dari desain tersebut menggunakan image. kali ini saya akan coba share, bagaimana membuat pita (Ribbon) dengan hanya menggunakan teknik CSS. &#160; Stru...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Dalam seni desain web, kita sering menjumpai style web yang menggunakan pita (Ribbon. dan kebanyakan dari desain tersebut menggunakan image. kali ini saya akan coba share, bagaimana membuat pita (Ribbon) dengan hanya menggunakan teknik CSS. &#160; Struktur Awal anggap saja sekarang kita mempunyai div class wrapper dengan padding:20px.  padding pada CSS berfungsi memberi jarak antar [...]]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/membuat-ribbon-menggunakan-css-tanpa-image/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Useful MySQL Command</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/6-useful-mysql-command/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/6-useful-mysql-command/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 07:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[jerbee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cecep.web.id/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Sejujurnya saya sering mengalami kebingungan ketika harus berhadapan dengan proses instalasi aplikasi di server yang tidak menyediakan tool MySQL (seperti PhpMyadmin dan sejenisnya), sehingga mengharuskan Saya menggunakan command MySQL dan mengetikanny...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Sejujurnya saya sering mengalami kebingungan ketika harus berhadapan dengan proses instalasi aplikasi di server yang tidak menyediakan tool MySQL (seperti PhpMyadmin dan sejenisnya), sehingga mengharuskan Saya menggunakan command MySQL dan mengetikannya di Terminal / Console. Berikut Saya Rangkum 6 Query yang sering saya gunakan,. Dump SQL. Export MySQL Database kedalam File. mysqldump -u username -p [...]]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/6-useful-mysql-command/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introducing Gmail Priority Inbox</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/introducing-gmail-priority-inbox/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/introducing-gmail-priority-inbox/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 23:03:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Bagi mereka yang banyak berinteraksi melalui internet, email tentu menjadi hal yang tidak bisa lepas dari aktivitas sehari-hari. Terkadang ketika jumlah email yang masuk mencapai puluhan atau bahkan ratusan per harinya bisa membuat kita melewatkan satu atau beberapa email penting (saya pribadi sih paling gatel kalo ada unread message di inbox saya :p) Hal ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/io_sections.png" alt="Gmail Priority Inbox" title="Gmail Priority Inbox" width="137" height="193" class="alignleft size-full wp-image-358" />Bagi mereka yang banyak berinteraksi melalui internet, email tentu menjadi hal yang tidak bisa lepas dari aktivitas sehari-hari. Terkadang ketika jumlah email yang masuk mencapai puluhan atau bahkan ratusan per harinya bisa membuat kita melewatkan satu atau beberapa email penting (saya pribadi sih paling gatel kalo ada <em>unread message</em> di <em>inbox</em> saya :p)</p>
<p>Hal ini tidak luput dari perhatian tim pengembang <a href="http://www.google.com">Google</a> yang merilis <a href="http://mail.google.com/mail/help/priority-inbox.html">Gmail Priority Inbox beta</a>. Ini adalah fitur baru dari gmail/google apps, </p>
<p><object width="500" height="306"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5nt3gE9dGHQ?fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/5nt3gE9dGHQ?fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="500" height="306" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><span id="more-356"></span></p>
<p>Fitur ini mengklasifikasikan message menjadi &#8220;Important and Unread&#8221;, &#8220;Starred&#8221; dan &#8220;Everything Else&#8221; secara berurutan. Tentu jika kita tidak berkenan dengan perlakuan tersebut, kita bisa kembali ke urutan semula dengan mengklik &#8220;Inbox&#8221;</p>
<p><strong>Bagaimana Gmail melakukannya?</strong></p>
<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/io_menu.png" alt="Gmail Priority Inbox" title="Gmail Priority Inbox" width="161" height="153" class="alignright size-full wp-image-360" />Server Gmail akan mengidentifikasi pesan email mana yang dikategorikan penting, bisa dari history alamat email yang pernah kita kirim, chat yang paling sering dan seberapa sering kita berkomunikasi via email dan juga beberapa kata kunci yang sering disebut dalam email yang kita baca.</p>
<p>Baca selengkapnya di <a href="http://mail.google.com/mail/help/priority-inbox.html">sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/introducing-gmail-priority-inbox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermain dengan Style Message Box</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/bermain-dengan-style-message-box/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/bermain-dengan-style-message-box/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 14:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Di era web 2.0 sekarang, memunculkan pesan kepada pengguna setelah melakukan satu eksekusi adalah satu hal yang diperlukan. Para developer wordpress plugin juga semestinya melakukan hal ini terhadap plugin yang dikembangkannya. Di dasbor wordpress sering kita jumpai informasi yang muncul di atas halaman (contohnya: informasi mengenai adanya wordpress versi terbaru). Bagi para developer, hal ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di era web 2.0 sekarang, memunculkan pesan kepada pengguna setelah melakukan satu eksekusi adalah satu hal yang diperlukan. Para developer wordpress plugin juga semestinya melakukan hal ini terhadap plugin yang dikembangkannya.</p>
<p>Di dasbor wordpress sering kita jumpai informasi yang muncul di atas halaman (contohnya: informasi mengenai adanya wordpress versi terbaru). Bagi para developer, hal ini berguna untuk meng-<em>generate</em> error atau pesan lainnya tanpa perlu membuat <em>style</em> tambahan.</p>
<p>Output untuk <em>message box</em> pada wordpress di-<em>generate</em> sebagai berikut:</p>
<pre class="brush:html">
&lt;div id="message" class="updated"&gt;
  &lt;p&gt;
    Output
  &lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;
</pre>
<p><em>Message</em> yang di-<em>generate</em> untuk keperluan (misalnya) plugin, tentu memuat informasi yang berbeda. Untuk itu, wordpress sendiri memiliki beberapa <em>class stylesheet</em> untuk <em>message box</em> tersebut. Berikut adalah beberapa class yang bisa digunakan&#8230;<span id="more-343"></span></p>
<pre class="brush:html">
&lt;div id="message" class="updated"&gt;...&lt;/div&gt;
</pre>
<p><img class="bordered" src="http://www.aban.web.id/wp-images/class-updated.jpg" alt="Class Updated" title="Class Updated" /></p>
<pre class="brush:html">
&lt;div id="message" class="error"&gt;...&lt;/div&gt;
</pre>
<p><img class="bordered" src="http://www.aban.web.id/wp-images/class-error.jpg" alt="Class Error" title="Class Error" /></p>
<pre class="brush:html">
&lt;div id="message" class="updated highlight"&gt;...&lt;/div&gt;
</pre>
<p><img class="bordered" src="http://www.aban.web.id/wp-images/class-highlight.jpg" alt="Class Highlight" title="Class Highlight" /></p>
<pre class="brush:html">
&lt;div id="message" class="updated below-h2"&gt;...&lt;/div&gt;
</pre>
<p><img class="bordered" src="http://www.aban.web.id/wp-images/class-below.jpg" alt="Class Below" title="Class Below" /><br />
<em></p>
<p>Catatan:<br />
Sebaiknya tidak menggunakan format sendiri, karena secara psikologis, dengan menggunakan format yang terintegarsi dengan wordpress akan membuat plugin yang dikembangkan menjadi lebih &#8220;terpercaya&#8221;.</em></p>
<p>Sumber: <a href="http://wpengineer.com/2004/wordpress-plugin-development/">wpengineer</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/bermain-dengan-style-message-box/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah Klien Mengubah Theme WordPress</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/mencegah-klien-mengubah-theme-wordpress/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/mencegah-klien-mengubah-theme-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 02:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[jerbee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita menggunakan wordpress untuk proyek-proyek pembangunan website, terkadang kita menjumpai klien (yang notabene &#8220;awam&#8221;) yang begitu &#8220;kreatif&#8221; mengeksplorasi halaman wordpress admin, sehingga tanpa sengaja mengganti/switch theme menjadi theme default tanpa dia sadari. Untuk mencegah kasus seperti itu, sedikit tips dari soulsizzle.com bisa menjadi alternatif pemecahannya. Tambahkan kode berikut pada file functions.php anda: add_action('admin_init', 'remove_theme_menus'); ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika kita menggunakan wordpress untuk proyek-proyek pembangunan website, terkadang kita menjumpai klien (yang notabene &#8220;awam&#8221;) yang begitu &#8220;kreatif&#8221; mengeksplorasi halaman wordpress admin, sehingga tanpa sengaja mengganti/<em>switch</em> theme menjadi theme <em>default</em> tanpa dia sadari.</p>
<p>Untuk mencegah kasus seperti itu, sedikit tips dari <a href="http://soulsizzle.com/quick-tips/stopping-clients-from-switching-their-wordpress-theme/">soulsizzle.com</a> bisa menjadi alternatif pemecahannya.<span id="more-339"></span></p>
<p>Tambahkan kode berikut pada file <code>functions.php</code> anda:</p>
<pre class="brush: php">
add_action('admin_init', 'remove_theme_menus');
function remove_theme_menus() {
	global $submenu;	

	unset($submenu['themes.php'][5]);
	unset($submenu['themes.php'][15]);
}
</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/mencegah-klien-mengubah-theme-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Unit PNG Fix: Alternatif Siasat untuk Mengatasi Masalah PNG Transparan pada IE 6</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/unit-png-fix-alternatif-siasat-untuk-mengatasi-masalah-png-transparan-pada-ie-6/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/unit-png-fix-alternatif-siasat-untuk-mengatasi-masalah-png-transparan-pada-ie-6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 05:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Tempo hari, saya pernah membahas mengenai PNG Transparan untuk Windows IE 5.5 dan 6. Di situ saya menggunakan jquery.pngFix.js untuk mengatasi permasalahan transparansi file PNG untuk IE 6 ke bawah. Namun ternyata, siasat tersebut terbentur ketika kita menggunakan file png untuk background repeat. Setelah saya coba cari lagi, saya menemukan solusi yang terbaik (saat ini) ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tempo hari, saya pernah membahas mengenai <a href="http://www.aban.web.id/png-transparan-untuk-windows-ie-5-5-dan-6/">PNG Transparan untuk Windows IE 5.5 dan 6</a>. Di situ saya menggunakan <code>jquery.pngFix.js</code> untuk mengatasi permasalahan transparansi file PNG untuk IE 6 ke bawah. Namun ternyata, siasat tersebut terbentur ketika kita menggunakan file png untuk <em>background repeat</em>.<br />
Setelah saya coba cari lagi, saya menemukan solusi yang terbaik (saat ini) untuk mengatasi permasalahan png transparan pada IE 6 ke bawah ini, yaitu <code>unitpngfix</code>.<span id="more-326"></span><br />
Berikut adalah beberapa fakta, mengapa saya merekomendasikan <code>unitpngfix</code> ini:</p>
<ul>
<li>Javascript yang dipakai terbilang ringan (kurang dari  2kb!).</li>
<li>Menyelesaikan masalah yang diakibatkan oleh atribut filter IE.</li>
<li>Bisa diimplementasikan untuk objek <code>img</code> dan <code>background-
<li>image</code>.</li>
<li>Berjalan secara otomatis sebelum halaman di-load untuk semua elemen atau elemen tertentu.</li>
<li>Bisa dipakai untuk elemen <code>auto width</code> dan <code>auto height</code>.</li>
<li>Mudah dalam hal <em>deployment</em> atau teknis pemakaiannya.</li>
</ul>
<h3>Demo</h3>
<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/png-sample.png" alt="Contoh PNG" title="Contoh PNG" width="383" height="304" class="alignnone size-full wp-image-327" /></p>
<h3>Petunjuk Pemakaian</h3>
<ol>
<li>Unduh file <code>unigpngfix.zip</code> <a href="http://labs.unitinteractive.com/downloads/unitpngfix.zip" title="Unduh UnitPNGFix">di sini</a>.</li>
<li>Sisipkan tag berikut pada header (antara tag <code>&lt;head&gt;</code> dan <code>&lt;/head&gt;</code>)
<pre class="brush:html">
&lt;!--[if lt IE 7]&gt;
        &lt;script type="text/javascript" src="unitpngfix.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;![endif]--&gt;
</pre>
</li>
<li>Unggah file <code>clear.gif</code> ke folder images Anda. Bukalah <code>unitpngfix.js</code> lalu sesuaikan path dengan directory tempat file clear.gif diunggah.</li>
<li>Secara <em>default</em>, <code>unigpngfix</code> akan bekerja pada semua gambar PNG di halaman situs Anda, namun jika dibutuhkan untuk beberapa elemen tertentu, Anda cukup menambahkan <code>class="unitPng"</code> pada elemen yang dibutuhkan. Penambahan class tersebut akan membuat <code>unigpngfix</code> hanya bekerja pada elemen yang memiliki class tersebut.</li>
</ol>
<p><em>That&#8217;s it!</em> Mulai sekarang Anda tidak akan menganggap Internet Explorer &#8220;hanya&#8221; sebagai <em>tool</em> untuk mengunduh Mozilla Firefox saja :p</p>
<p><em>Note:<br />
Bagi pengguna wordpress, Unit PNG Fix ini sudah bisa digunakan dalam bentuk plugin (Unduh di <a href="http://downloads.wordpress.org/plugin/wp-unitpngfix.0.2.1.zip">sini</a>).</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/unit-png-fix-alternatif-siasat-untuk-mengatasi-masalah-png-transparan-pada-ie-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memodifikasi Tampilan Plugin WP-PageNavi pada WordPress</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/memodifikasi-tampilan-plugin-wp-pagenavi-pada-wordpress/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/memodifikasi-tampilan-plugin-wp-pagenavi-pada-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 20:33:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[jerbee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Bagi mereka yang bosan sama tampilan navigasi default wordpress yang hanya menampilkan Older Entries dan Newer Entries, sudah tentu mereka bakal menambahkan plugin WP-PageNavi yang membuat tampilan navigasi paging menjadi lebih variatif dan user-friendly. Tampilan PageNavi default tersebut bisa dimodifikasi agar lebih atraktif dengan cara mengedit file pagenavi-css.css sesuai keinginan kita. Saya pun mencoba memodifikasinya, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi mereka yang bosan sama tampilan navigasi default wordpress yang hanya menampilkan <em>Older Entries</em> dan <em>Newer Entries</em>, sudah tentu mereka bakal menambahkan <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/wp-pagenavi/">plugin WP-PageNavi</a> yang membuat tampilan navigasi paging menjadi lebih variatif dan <em>user-friendly</em>.</p>
<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/pagenavidefault.png" alt="Page Navi Default" title="Page Navi Default" width="485" height="79" class="alignnone size-full wp-image-318" /></p>
<p>Tampilan PageNavi default tersebut bisa dimodifikasi agar lebih atraktif dengan cara mengedit file <code>pagenavi-css.css</code> sesuai keinginan kita. Saya pun mencoba memodifikasinya, terinspirasi oleh navigasi paging yang ada di halaman <a href="http://www.erepublik.com">eRepublik</a> (game online berbasis web yang aktif saya mainkan 2 tahun terakhir).<span id="more-317"></span></p>
<p>Pertama-tama, Anda membutuhkan 4 file gambar untuk <code>first</code>, <code>last</code>, <code>previous</code> dan <code>next link</code>-nya.</p>
<p><img src="http://www.aban.web.id/images/first.png" alt="" /> <img src="http://www.aban.web.id/images/last.png" alt="" /> <img src="http://www.aban.web.id/images/prev.png" alt="" /> <img src="http://www.aban.web.id/images/next.png" alt="" /></p>
<p>Unggahlah keempat gambar tadi ke server hosting Anda.</p>
<p>Selanjutnya, ubahlah setting plugin PageNavi yang bisa diakses dari <strong>Settings</strong> &gt; <strong>PageNavi</strong>. Ubahlah value yang ada pada <em>Text For First Page</em>, <em>Text For Last Page</em>, <em>Text For Previous Page</em> dan <em>Text For Next Page</em> dengan kode html untuk memanggil gambar. Misalnya, untuk mengganti value yang ada pada <em>Text For First Page</em>, gunakan tag berikut: </p>
<pre class="brush:xhtml">
&lt;img src="http://domainanda.com/images/first.png" /&gt;
</pre>
<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/pagenavisetting.jpg" alt="PageNavi Setting" title="PageNavi Setting" width="400" height="382" class="alignnone size-full wp-image-319" /></p>
<p><em>Note: Sesuaikan url gambar dengan tempat directory kemana kita mengunggah gambar-gambar tadi.</em></p>
<p>Terakhir, Sesuaikan tampilan dengan sedikit memodifikasi file <code>pagenavi-css.css</code> dan jadilah tampilan navigasi paging yang kita inginkan.</p>
<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/pagenavi.jpg" alt="PageNavi" title="PageNavi" width="391" height="47" class="alignnone size-full wp-image-320" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/memodifikasi-tampilan-plugin-wp-pagenavi-pada-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Modul Pencarian WordPress Berlaku untuk Postingan Saja</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/membuat-modul-pencarian-wordpress-berlaku-untuk-postingan-saja/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/membuat-modul-pencarian-wordpress-berlaku-untuk-postingan-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 21:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Ketika pengunjung blog melakukan pencarian melalui search form, kemungkinan besar apa yang mereka cari adalah postingan blog, bukan content static page. Modul pencarian WordPress secara otomatis akan meng-query keduanya, baik postingan maupun static page. Untuk membuat hasil pencarian hanya berlaku terhadap postingan saja, Anda bisa menambahkan sedikit code pada file functions.php Anda. function SearchFilter($query) { ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika pengunjung blog melakukan pencarian melalui <em>search form</em>, kemungkinan besar apa yang mereka cari adalah postingan blog, bukan content <em>static page</em>. Modul pencarian <a href="http://www.wordpress.org">WordPress</a> secara otomatis akan meng-<em>query</em> keduanya, baik postingan maupun <em>static page</em>.<span id="more-312"></span></p>
<p>Untuk membuat hasil pencarian hanya berlaku terhadap postingan saja, Anda bisa menambahkan sedikit <em>code</em> pada file <code>functions.php</code> Anda. </p>
<pre class="brush:php">
function SearchFilter($query) {
    if ($query->is_search) {
        $query->set('post_type', 'post');
    }
    return $query;
}

add_filter('pre_get_posts','SearchFilter');
</pre>
<p>Dengan tambahan <em>code</em> di atas, maka engine akan melakukan pencarian untuk postingan (<code>post_type</code>) saja. Jika Anda membutuhkan hal yang sebaliknya, Anda hanya perlu mengubah <code>post_type</code> menjadi page.</p>
<p>Sumber:<br />
<a href="http://bavotasan.com/tutorials/excluding-pages-from-wordpress-search/">bavotasan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/membuat-modul-pencarian-wordpress-berlaku-untuk-postingan-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengimplementasikan @font-face</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/mengimplementasikan-font-face/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/mengimplementasikan-font-face/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 17:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aban Nesta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aban.web.id/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering mendapatkan klien yang menyodorkan draft desain website mereka (dari paling sederhana dalam bentuk .ppt sampai dengan format .psd). Rata-rata mereka sangat &#8220;kreatif&#8221; dalam hal penggunaan font sebagai typografi mereka. Ketika saya jelaskan kaidah penggunaan font di website, rata-rata mereka cukup bisa untuk berkompromi dan akhirnya mengembalikan jenis font ke jenis yang &#8220;diizinkan&#8221;. Tapi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.aban.web.id/wp-images/fontface1.jpg" alt="Fonts" title="Fonts" width="220" height="117" class="alignleft size-full wp-image-299" />Saya sering mendapatkan klien yang menyodorkan draft desain website mereka (dari paling sederhana dalam bentuk .ppt sampai dengan format .psd). Rata-rata mereka sangat &#8220;kreatif&#8221; dalam hal penggunaan font sebagai typografi mereka. Ketika saya jelaskan kaidah penggunaan font di website, rata-rata mereka cukup bisa untuk berkompromi dan akhirnya mengembalikan jenis font ke jenis yang &#8220;diizinkan&#8221;.</p>
<p>Tapi sebenarnya, saya bisa memenuhi permintaan mereka dengan memanfaatkan <code>@font-face</code>. Relatif bukan hal yang baru memang, karena <code>@font-face</code> sudah diajukan untuk standarisasi CSS2 dan bahkan sudah diimpelementasikan  di Internet Explorer versi 5, meskipun implementasinya menggunakan format <em>Embedded Open Type (.eot)</em> yang notabene tidak semua browser menggunakan format tersebut.<br />
<span id="more-296"></span><br />
OK, sekarang bagaimana cara kita memasang kaidah <code>@font-face</code> dalam blog/website kita?</p>
<p><em>Pertama</em>, perlu diingat format font apa saja yang di-<em>support</em> oleh browser-browser yang ada. </p>
<ul>
<li>Internet Explorer (semua versi): EOT</li>
<li>Safari (3.2+): TTF/OTF</li>
<li>iPhone (3.1) SVG</li>
<li>Chrome (semua versi): SVG (TTF/OTF <em>supported</em> sejak 25 Januari 2010)</li>
<li>Firefox (3.5+): TTF/OTF (.WOFF sejak versi 3.6)</li>
<li>Opera (10+) TTF/OTF</li>
</ul>
<p>So, <code>.eot + .ttf /.otf + svg + woff</code> adalah format-format yang banyak di-<em>support</em> oleh browser. Artinya, ketika kita hendak menggunakan kaidah <code>@font-face</code>, sangat disarankan agar kita menyertakan format-format tersebut. Anda bisa memanfaatkan <a href="http://www.fontsquirrel.com/fontface/generator">@font-face generator</a> untuk meng-<em>generate</em> font pilihan dari komputer Anda (harap diperhatikan juga mengenai lisensi font yang akan Anda gunakan). Unggahlah file font yang akan Anda gunakan.</p>
<p><em>Kedua</em>, syntax yang digunakan untuk implementasi <code>@font-face</code>:</p>
<pre class="brush:css">
@font-face {
  font-family: NamaFont; /* required */
  src: source;	/* required */
  font-weight: weight;	/* optional */
  font-style: style;  /* optional */
}
</pre>
<p><strong>NamaFont </strong><br />
Nama font yang akan dipanggil untuk properti CSS kita.<br />
<strong>source</strong><br />
URL tempat font tersebut kita simpan, bisa juga ditambahkan dengan <code>local("NamaFontLokal")</code>, dengan NamaFontLokal adalah nama yang terbaca oleh komputer lokal kita.<br />
<strong>weight</strong><br />
Font weight value, misalnya <code>bold</code> atau <code>normal</code>.<br />
<strong>style</strong><br />
Font style value, misalnya <code>italic</code> atau <code>normal</code>. </p>
<p><em>Note: Syntax CSS ini bisa digunakan berulang, jika kita menggunakan lebih dari 1 jenis font.</em></p>
<p><em>Ketiga</em>, panggillah nama font tadi sesuai kebutuhan, misalnya:</p>
<pre class="brush:css">
h1{
   font-family: 'NamaFont', arial, serif;
}
</pre>
<p><em>Note: Tetap disarankan untuk menyertakan jenis font standar lain sebagai alternatif.</em></p>
<p>Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca juga artikel-artikel berikut ini:</p>
<ul>
<li><a href="https://developer.mozilla.org/en/css/@font-face">@Font-face Mozilla Developer Center</a></li>
<li><a href="http://www.w3.org/TR/css3-webfonts/#the-font-face-rule">W3C &#8211; CSS Fonts Module</a></li>
<li><a href="http://www.miltonbayer.com/font-face/">@Font-face Tutorial and Guide by Milton Bayer</a></li>
<li><a href="http://www.evotech.net/blog/2010/01/font-face-browser-support-tutorial/">@Font-face Browser Support and Tutorial</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/mengimplementasikan-font-face/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari SOHO hinggal Enterprise</title>
		<link>http://www.jerbee.co.id/dari-soho-hinggal-enterprise/</link>
		<comments>http://www.jerbee.co.id/dari-soho-hinggal-enterprise/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 13:15:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Welcome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jerbee.co.id/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman dan keahlian kami telah memungkinkan untuk mengimplementasikan berbagai solusi teknologi agar dapat memenuhi platform yang dibutuhkan oleh para klien kami. Diawali dengan berbagai skala proyek teknologi informasi (web, desktop, network, telecommunication), Jerbee fokus dalam pengembangan web dengan teknologi jaringan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jerbee.co.id/wp-content/uploads/2010/07/header_01.jpg" alt="" class="alignleft" /><br />
<blockquote class="right">Pengalaman dan keahlian kami telah memungkinkan untuk mengimplementasikan berbagai solusi teknologi agar dapat memenuhi platform yang dibutuhkan oleh para klien kami.</p></blockquote>
<p>Diawali dengan berbagai skala proyek teknologi informasi (<em>web, desktop, network, telecommunication</em>), <span class="corporate">Jerbee</span> fokus dalam pengembangan web dengan teknologi jaringan terkini sebagai pendukung. Dengan kemampuan teknologi <strong>open source</strong>, meliputi berbagai macam model arsitektur komputer yang berbeda (<em>web-based &amp; mobile</em>), bahasa pemrograman PHP &amp; Ruby on Rails,  juga multi-platform (<strong>Unix, Linux, Mobile OS</strong>) serta database platform mulai skala SOHO (<em>Small Office Home Office</em>) hingga <em>enterprise</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jerbee.co.id/dari-soho-hinggal-enterprise/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

